Capacity Building Pengisian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Semester II – 2025

Kegiatan Capacity Building Pengisian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Semester II Tahun 2025 yang dilaksanakan pada 19–22 Januari 2026 di Surabaya menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) di Jawa Timur. Dalam sesi asistensi, pengisian IETPD dilakukan menggunakan data realisasi APBD yang telah dikoordinasikan dengan bank RKUD, guna meningkatkan akurasi dan konsistensi pelaporan. Sementara itu, evaluasi Championships TP2DD 2025 menunjukkan adanya peningkatan kinerja secara nasional, dengan rata-rata skor naik dari 51,40 pada 2024 menjadi 51,70 pada 2025. Di wilayah Jawa Timur, seluruh TP2DD juga tercatat mengalami perbaikan capaian dibanding tahun sebelumnya. Untuk tingkat kabupaten di wilayah Jawa-Bali, Kabupaten Mojokerto menempati peringkat kedua dengan skor 97,41. Selain itu, program unggulan daerah bertajuk integrasi SiPanjol dan GiSel berada pada peringkat keempat nasional dengan skor 97,42. Capaian tersebut mencerminkan upaya penguatan integrasi sistem dalam mendukung pemetaan potensi dan peningkatan kepatuhan wajib pajak. Dalam pembahasan kebijakan, penguatan ETPD ke depan diarahkan pada pengembangan infrastruktur digital, peningkatan kualitas belanja daerah, optimalisasi pendapatan asli daerah, serta perluasan penggunaan transaksi non-tunai. Selain itu, penguatan sistem seperti SIPD dan peran Bank Pembangunan Daerah juga menjadi bagian dari strategi yang dibahas. Adapun penilaian kinerja TP2DD Tahun 2026 tetap mengacu pada tiga aspek utama, yaitu proses, output, dan outcome, dengan penekanan pada tindak lanjut atas hasil Rakornas P2DD 2025 serta konsistensi pelaksanaan program sepanjang tahun berjalan. Melalui kegiatan ini, diharapkan TP2DD di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Mojokerto, diharapkan mampu memperkuat implementasi ETPD secara lebih terukur, baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah.